Kami Melayani Anda dalam Desain / We Serve You in Building Design

Kami Melayani Anda dalam Desain / We Serve You in Building Design

Formulir Pemesanan Desain (Silakan Diisi) / Order Form (Please Fill It)

Contact Form

Name*
Email*
Subject*
Message*
Image Verification
captcha
Please enter the text from the image:
[Refresh Image][What's This?]

Kamis, 28 Februari 2008

SOS NTT

gambar foto satelit kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT)

(klik gambar untuk memperbesar / click picture to enlarge)



Bencana Alam di Nusa Tenggara Timur



Berbagai bencana alam di beberapa daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) seolah semakin melengkapi rentetan kejadian bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah di tanah air. Bencana alam yang terjadi antara lain adalah bencana banjir dan tanah longsor, yang terjadi terpencar, mulai dari wilayah Timor Barat, Sumba dan Flores.

Di Kabupaten Manggarai dan Sikka, Flores, terjadi bencana tanah longsor dan banjir. Kemudian di Kabupaten Sumba Timur terjadi bencana banjir dan angin puting beliung. Di Kabupaten dan Kota Kupang, Timor Tengah Utara dan Rote Ndao pun tak luput dari bencana banjir, tanah longsor, angina puting beliung dan tanah longsor. Semua kejadian bencana di atas tentu saja membawa korban jiwa dan luka-luka. Serta kerugian material seperti kerusakan bangunan pemukiman penduduk, kerusakan sarana dan prasarana umum, seperti jembatan yang terputus.

Sebagian besar wilayah NTT memang dikenal sebagai wilayah yang kering, dengan curah hujan yang tidak sebanyak daerah lain di Indonesia, dan lama musim hujan yang hanya berkisar empat bulan setahun. Namun pada puncak musim hujan, tingkat intensitas kelebatan hujannya menjadi tak kalah dengan daerah lain yang bercurah hujan tinggi. Maka, curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu yang relative singkat, seketika menjadi malapetaka pada daerah yang daya dukung lingkungannya rendah. Tolok ukur daerah daya dukung lingkungan yang rendah itu secara kasat mata dapat dilihat dengan banyaknya lahan kritis, gersang dan gundul oleh berbagai sebab, tingkat pencemaran lingkungan yang tinggi, dan alih fungsi lahan kehutanan dan pertanianm menjadi fungsi lain seperti pemukiman, fasilitas komersial dan industri yang sembarangan. Inilah permasalahan yang menjadi masalah yang cenderung semakin parah di negeri kita, dan cenderung semakin menyebar, termasuk ke NTT.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar