Kami Melayani Anda dalam Desain / We Serve You in Building Design

Kami Melayani Anda dalam Desain / We Serve You in Building Design

Formulir Pemesanan Desain (Silakan Diisi) / Order Form (Please Fill It)

Contact Form

Name*
Email*
Subject*
Message*
Image Verification
captcha
Please enter the text from the image:
[Refresh Image][What's This?]

Rabu, 12 November 2008

CONTOH DESAIN RUMAH SUSUN KELAS MENENGAH LIMA LANTAI


Makloemat Karja :
Karja design ini adalah seboeah oesoelan jang dipersembahkan bagi bangsa oleh seorang anak bangsa.
Bagi khalajak ramai, kami berterima kasih oentoek tidak pernah dan tidak akan berniat oentoek mendjiplak daripada karja tjipta milik anak bangsa Indonesia sendiri, ataoe menggoenakannja tanpa seidzin pentjiptanja!

Jangan takut berkreasi. Mari kita mandiri dalam membuat kreasi apapun yang positif bagi kemajuan bangsa.



Tampak Belakang dan tampak sudut depan rumah susun
klik gambar untuk memperbesar







Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya kepadatan penduduk di kawasan perkotaan, maka pembangunan rumah tinggal secara vertikal semakin diperlukan saat ini. Bahkan pemerintah telah menyatakan akan memberikan subsidi untuk pembangunan rumah susun, baik untuk rumah susun sewa maupun hak milik.
Bahkan pemerintah untuk kawasan tertentu telah memberikan batasan ijin membangun rumah susun sampai enam lantai, dari sebelumnya yang hanya empat lantai. Sungguh suatu kebijakan yang tanggap kondisi, adaptif dan kontekstual dengan kondisi perumahan rakyat yang semakin mendesak.
Desain
Contoh desain rumah susun berikut ini adalah rumah susun berlantai lima. Panjang dan lebar patokan bangunan pokok sebagai fungsi utama hunian adalah 54 kali 18 meter persegi pada level permukaan tanah. Luas ini belum termnasuk lahan untuk ruang sirkulasi dan ruang bersama/ komunal.
Total unit hunian terdiri dari 68 unit yang terbagi menjadi dua tipe. Tipe 1 dengan luas lantai rata-rata 6 kali 9 meter persegi terdiri dari 38 unit hunian. Dan tipe 2 dengan luas lantai rata-rata 9 kali 9 meter persegi sebanyak 30 unit. Dari masing-masing tipe ini dikembangkan dengan beberapa variasi penataan ruang, untuk menanggapi kebutuhan akan ruang dan fungsinya bagi penghuni dan keluarga mereka nantinya, serta mempertimbangkan pula jumlah penghuni untuk setiap unitnya yang bervariasi. Pada unit tipe 1 terdapat empat pilihan variasi penataan dan pembagian ruang. Sedangkan pada tipe 2 disediakan pula empat pilihan variasi penataan dan pembagian ruang.
Desain kulit bangunan adalah mengambil bentuk arsitektur tropis yang bernafaskan bangunan tradisional Indonesia yang ramah lingkungan dan hemat energi. Dengan dinding bertekuk-tekuk akan meminimalkan efek panas matahari, namun dengan tetap melancarkan sirkulasi udara alami sebagai penyejuk ruang-ruang dalam bangunan. Ditambah lagi dengan bukaan, lubang ventilasi dan pencahayaan, penyaring panas dan tritisan yang akan dapat memberikan kenyamanan optimal di dalam bangunan walaupun berlantai lima.
Pada setiap unit juga terdapat balkon yang langsung menghubungkan dengan udara luar. Selain sebagai pemasok cahaya dan udara alami, balkon secara psikologis berfungsi untuk membebaskan dari rasa terkungkung, kesempitan dan kesesakan berada di ruangan di atas bumi. Berganti dengan perasaan bebas, nyaman dan luas jika berada di balkon. Dari sisi keamanan, akan memudahkan evakuasi penyelamatan penghuni, jika terjadi kebakaran, gempa, atau kejadian yang tak diinginkan lainnya.
Bentuk atap sangat mencirikan bangunan tradisonal Indonesia, dan mengingatkan kita akan bentuk rumah tradisional Aceh, Batak, Minang, Bugis dan Toraja. Dengan bentuk atap bertumpuk sedemikian, akan memberikan kesejukan optimal bagi ruang-ruang di lantai teratas yang paling banyak terpapar sinar matahari, karena meloloskan aliran udara secara maksimal ke dalam bangunan. Bentuk atap ini juga sebagai point of interest pada kawasan sekitar, dan estetikanya membawa kebanggaan, martabat dan rasa memiliki bagi penghuninya.
Tata ruang
Dengan jumlah hunian 68 unit, jika kita rata-ratakan jumlah penghuni per unit secara minimal empat orang, berarti jumlah penghuninya minimal akan ada sekitar 272 jiwa. Dengan penghuni sebanyak itu, dibutuhkan ruang-ruang terbuka pada tiap lantai sebagai ruang bersama, sebagai tempat bersosialisasi, berkomunikasi, menjalin persahabatan dan memperkuat persaudaraan. Di sinilah para penghuni akan ”memanusiakan dan dimanusiakan”.
Dengan ruang-ruang terbuka yang cukup, diharapkan akan membawa kekompakan warga dalam berbagai hal, termasuk merawat rumah susun tempat tinggal mereka, meningkatkan solidaritas, meminimalkan bahkan menihilkan potensi aksi kejahatan dan penyakit masyarakat, meminimalkan mental individualistik yang merugikan di tengah kehidupan masyarakat perkotaan, dan akhirnya melahirkan budaya dan sikap hidup baru yang positif bahwa sebagai masyarakat yang tinggal di rumah susun tidak berbeda dengan masyarakat yang tinggal di rumah yang ”menginjak bumi”.
Sirkulasi horisontal pada tiap lantai adalah jalur sirkulasi di tengah. Hal ini untuk keamanan dan sosialisasi antar penghuni. Kemudian sirkulasi vertikal adalah tangga dan lift terutama bagi manula, orang sakit atau berkekurangan fisik (difabel), balita dan ibu hamil. Dengan demikian, walaupun tinggal di rumah susun diharapkan tidak menyulitkan penghuni yang terbatas fisiknya, dan tidak ada diskriminasi.
Pada lantai dasar terdapat ruang bersama yang luas, berukuran sekitar 18 kali 9 meter persegi. Ruangan ini khususnya diperuntukkan bagi acara-acara yang melibatkan banyak orang, baik untuk upacara pada tahap-tahap kehidupan seseorang (kelahiran, sunatan, menikah atau kematian), acara rapat, acara sosial, perayaan hari besar nasional maupun keagamaan, serta tempat bermain anak-anak. Ruang bersama di lantai dasar ini lebih terbuka dan lebih publik sifatnya, dan dapat digunakan oleh semua penghuni rumah susun.
Akhirnya desain rumah susun ini diharapkan ikut serta membawa kesegaran walaupun setetes bagi desain yang tanggap akan perkembangan sosial budaya masyarakat kita, dan perkembangan desain itu sendiri. Dengan rumah susun yang ditata, diolah dan didesain sedemikian rupa, akan menaikkan citra rumah susun, bukan semata sebagai ”sarang manusia” seperti anggapan sebagian orang. Namun rumah susun yang sehat, memberi rasa kemanusiaan yang bermartabat, serta mendorong sosialisasi dan solidaritas warga penghuninya.

Anda dapat menghubungi kami untuk konsultasi desain dan pelaksanaan pembangunan rumah tinggal, kantor, tempat usaha, ruko, gudang, workshop, fasilitas umum dan komersial. Kami akan membantu membuat desain Anda sesuai kebutuhan Anda. Kami dapat sekaligus melayani jasa perencanaan dan pelaksanaan bangunan Anda.
Kami bertempat di Jakarta Barat.


Hubungi kami:

Sdr. Basuki ( hp/sms/WA : 0812-8048-0064 ), atau email : basuki_design@yahoo.com

Atau Anda dapat mengisi formulir pemesanan di bagian atas halaman situs blog ini.


Sertakan no. hp / telpon yang dapat dihubungi untuk mempermudah komunikasi & konsultasi. Kami akan segera merespon dan melayani permintaan atau pesanan Anda.


Designed by SB Basuki
"Desain untuk kemajuan bangsa."
--> -->
Perhatian : Gambar-gambar ide desain bangunan yang disajikan ini BUKAN GAMBAR KERJA yang digunakan sebagai pedoman pelaksanaan pembangunan. Jika anda tertarik atau terinspirasi dengan ide yang disajikan ini, silakan menghubungi kami untuk mendapatkan gambar kerja, gambar 3 dimensi & RAB. Kami membantu untuk mewujudkan bangunan Anda tidak saja bagus/indah, tapi juga berkualitas dalam tata ruang, kekuatan bangunan, keamanan dan kenyamanan saat dihuni, serta sesuai dengan anggaran yang tersedia.

 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar