Jelang Dirgahayu Kemerdekaan : Mengenang Presiden Soekarno

Halo Saudara! Selamat datang di blog Mannusantara! 1. Soekarno sesaat sesudah memberikan pidato pembelaan diri (pledoi) berjudul "Indonesia Menggugat", Bandung, 1930; 2. Diapit Bung Hatta dan Sutan Sjahrir, bersama pejuang lain berjuang dalam masa Perang Kemerdekaan antara 1945 -1949 melawan Belanda yang ingin menjajah kembali Indonesia; 3 Pengibaran Sang Saka Merah Putih setelah membacakan teks proklamasi Kemerdekaan Indonesia; 4. Bersama para pemimpin negara Asia dan Afrika dalam Konferensi Asia Afrika 1955 di Bandung; 5. Menyampaikan pidato berjudul "To Build The World Anew" di depan Majelis Umum PBB New York, tahun 1960. (sumber yahooimage)

Majukan Bangsamu, dengan mengenal para pahlawan yang memperjuangkan kemerdekaan bangsamu. Mempelajari alur pemikiran mereka. Meneladani sikap, tingkah laku, keputusan dan tindakan mereka yang membawa dampak baik bagi bangsa. Serta menyediakan ruang di hati, pikiran dan jiwamu untuk membawa dan mengobarkan api semangat juang mereka untuk menerangi jalan kita untuk memerdekakan saudara setanah air sampai ke tingkat individu tanpa kecuali. (Susetyo Basuki)

Kemerdekaan memang tidak membawa kita bebas dari persoalan. Namun dengan kemerdekaan, kita mempunyai kesempatan untuk menyelesaikan segala persoalan dengan kemampuan kita. (Soekarno)

Dirgahayu Bangsaku !

Mengunjungi Makam Bung Karno, Juli 2008

Kompleks makam Presiden Soekarno, Blitar, Jawa Timur

1. Relief perjalanan perjuangan Presiden Soekarno;

2. Patung Bung Karno di dalam bangunan Perpustakaan Proklamator Bung Karno;

3. Bangunan makam;

4. Gapura makam;

5. Pusara makam Bung Karno diapit pusara kedua orang tuanya.

foto udara makam Bung Karno, Blitar

(klik gambar untuk memperbesar / click picture to enlarge)

1. Perpustakaan Proklamator Bung Karno (Soekarno Presidential Library);

2. Makam Bung Karno;

3. Pemakaman umum;

4. Kios pedagang kompleks makam Bung Karno;

5. Jalan Bung Karno;

6. Jalan Kalasan.

Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan diatas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa. (Soekarno) Terima kasih sudah mengunjungi halaman ini. Silakan membuka posting artikel lain di blog ini (silakan klik posting lama, halaman muka atau posting baru di bawah tulisan ini) untuk menjelajahi wilayah lain Nusantara, menyelami pemikiran dan mengenali permasalahan, supaya kita menjadi bagian dari solusi bagi bangsa ini.

Kontes Blogging HUT RI ke 63 by Rystiono.

Komentar

  1. wah, baru nemu neh.. cos dibuku sejarah engga jelas banget deh..ya biasalah dengan alesan kertas yang terus naek tapi kualitas yang engga mutu banget deh...

    makasih banget infonya ya...

    BalasHapus
  2. yup...semangad nasionalis....

    BalasHapus

Posting Komentar

contact us on whatsapp

contact us on whatsapp

follow our social media

Postingan Populer