Jumat, 25 Juli 2008

Permasalahan Kota yang tak Kunjung Tuntas : Pemukiman Kumuh dan Pencemaran Lingkungan

Halo Saudara! Selamat datang di blog Mannusantara!



Foto yang menunjukkan kondisi pemukiman kumuh di sepanjang sisi sungai yang tercemar (lokasi foto diambil penulis di Surabaya)

Perkampungan padat penduduk dan pencemaran lingkungan sepertinya sudah menjadi sahabat dekat yang tak terpisahkan bagi kota-kota besar di Indonesia. Dengan laju pertambahan penduduk yang pesat akibat industrialisasi yang terpusat di perkotaan yang menjanjikan fatamorgana kehidupan yang lebih baik, membuat kota-kota besar di Indonesia semakin tak layak untuk ditinggali.

Dengan harapan menjalani kehidupan yang lebih baik, tinggal di kota besar malah membawa ketidaknyamanan dan ketidakamanan hidup dari waktu ke waktu. Laju pembangunan yang menjanjikan kesejahteraan harus dibayar mahal dengan penurunan kualitas hidup manusia dan penurunan kualitas daya dukung lingkungan hidup. Maka menjadi sebuah kemubaziran, karena pengeluaran ekonomi untuk memenuhi standar kehidupan yang sehat hampir menyamai penghasilan dari jerih payah meningkatkan laju pembangunan, malah bisa melebihinya.

Perkampungan kumuh dan pencemaran lingkungan adalah salah satu bukti wujud ketidakberesan pengelolaan negara dan buruknya tata krama sosial secara massal.


Manusia tidak merancang untuk gagal, mereka gagal untuk merancang. ~ William J. Siegel



Terima kasih sudah mengunjungi halaman ini. Silakan membuka posting artikel lain di blog ini (silakan klik posting lama, halaman muka atau posting baru di bawah tulisan ini) untuk menjelajahi wilayah lain Nusantara, menyelami pemikiran dan mengenali permasalahan, supaya kita menjadi bagian dari solusi bagi bangsa ini.
Kontes Blogging HUT RI ke 63 by Rystiono.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Visit Indonesia : The Uncountable Beauty